100 Push-Up

Cara Melakukan 100 Push-Up

46–50 Push Up

Jika Anda melakukan 46–50 push up dalam tes
Hari 1 – istirahat 60 detik (atau lebih) antar set
set 130
set 234
set 330
set 430
set 5maks (minimal 40)
Minimal istirahat 1 hari
Hari 2
istirahat 45 detik (atau lebih) antar set
Hari 3
istirahat 45 detik (atau lebih) antar set
set 119set 120
set 219set 220
set 323set 327
set 423set 427
set 519set 521
set 619set 621
set 722set 721
set 8maks (minimal 37)set 8maks (minimal 44)
Minimal istirahat 1 hariMinimal istirahat 2 hari
Iklan

Push Up dan Kesehatan Tulang

Push up sering dibicarakan sebagai gerakan tubuh bagian atas, dan memang begitu. Tapi ia juga termasuk keluarga yang lebih luas dan layak dikenal: latihan menahan beban. Itu adalah aktivitas apa pun di mana tubuh Anda bekerja melawan gravitasi, dan inilah salah satu hal yang terus dilirik para peneliti ketika pembicaraan beralih ke soal menjaga tulang tetap dalam kondisi baik seiring bertambahnya usia.

Ada baiknya mengingat bahwa tulang bukanlah rangka kering yang sudah jadi seperti tampak dalam diagram. Ia adalah jaringan hidup, yang terus-menerus dipecah dan dibangun ulang. Tulang cenderung merespons beban yang Anda berikan padanya: beri ia tekanan yang teratur dan masuk akal, maka ia punya alasan untuk tetap padat. Diamkan saja, dan massanya cenderung menyusut selama bertahun-tahun, terutama di usia lanjut.

Di mana push up berperan

Di sinilah push up membuktikan nilainya. Setiap repetisi menyalurkan beban melalui pergelangan tangan, lengan bawah, dan bahu Anda sementara inti tubuh menahan garis lurus, dan beban semacam itu persis jenis rangsangan yang membuat latihan menahan beban begitu dihargai. Push up sendirian bukanlah program tulang. Tapi sebagai satu bagian yang jujur dan tanpa alat dari rutinitas yang lebih luas, ia dapat membantu menopang kesehatan tulang bersama segala hal lain yang Anda lakukan.

Apa yang ia tuntut dari Anda

  • Beban lewat lengan: pergelangan tangan, lengan bawah, dan bahu Anda memikul bagian nyata dari berat badan pada setiap repetisi, dan beban terkendali seperti itu adalah jenis sinyal yang direspons tulang.
  • Otot di sekitar sendi: push up membangun otot yang menopang bahu dan tulang belakang Anda, yang cenderung membuat gerakan sehari-hari lebih mantap.
  • Postur dan kendali: menahan garis lurus dari kepala hingga tumit melatih otot-otot penstabil kecil yang menjaga Anda tegak alih-alih membungkuk.

Membuatnya cocok di segala usia

Hal yang menyenangkan dari push up adalah ia bisa disesuaikan. Seorang remaja bisa menuntaskan repetisi penuh; pekerja kantoran bisa menyelipkan beberapa yang jujur di sela rapat; orang yang lebih tua bisa bersandar ke tembok atau meja yang kokoh dan mendapat sebagian besar manfaatnya tanpa ketegangan. Gerakan yang sama, disetel untuk tubuh yang melakukannya. Tingkatkan perlahan, jaga pergelangan tangan dan bahu tetap sejajar, dan tambah repetisi hanya setelah set saat ini terasa benar-benar mudah.

Tak satu pun dari ini menggantikan nasihat medis. Jika Anda sudah lanjut usia, sedang pulih dari cedera, atau sudah menghadapi kondisi tulang atau sendi tertentu, bicaralah dengan tenaga kesehatan sebelum mulai. Lalu biarkan push up menjadi kebiasaan kecil yang bisa diulang, yang diam-diam menopang sisa rutinitas Anda.